Pelaksanaan

Apakah hukuman mati dilaksanakan secara konsisten dan adil?

Hukuman mati harus didasarkan pada prinsip, bukan implementasi. Beberapa kritik utama hukuman mati adalah bahwa narapidana yang tak bersalah bisa dieksekusi dan bahwa bentuk eksekusi bisa salah dan menyebabkan rasa sakit yang berlebihan narapidana. Namun, kritik-kritik ini adalah hanya masalah implementasi, yang dapat ditingkatkan, mereka bukan masalah prinsip-prinsip dasar keadilan sekitarnya hukuman mati.

Mengenai kasus diskriminatif (seperti tentang ras), setiap diskriminasi dalam kasus hukuman mati bisa diperbaiki. Adanya diskriminasi dalam kasus hukuman mati tidak berarti hukuman mati adalah salah. Sebaliknya, itu hanya menunjukkan bahwa sistem peradilan bertindak dengan bias. Masalah harus diselesaikan dengan reformasi yang akan menjamin bahwa pengadilan tidak diskriminatif.

Kaum yang tidak menyetujui hukuman mati menganggap kebanyakan keputusan hukuman mati adalah kebutusan sepihak, oleh otoritas tunggal. Selain itu, mereka menilai masyarakat miskin rentan terhadap hukuman mati oleh karena mereka kurang mampu membayar pengacara yang baik yang akan membela kepentingan mereka. Untuk alasan ini, pertahanan mereka umumnya lebih lemah, dan mereka lebih rentan terhadap keyakinan hukuman mati. Juga benar bahwa orang miskin cenderung menderita bias tertentu yang membuat keyakinan mereka lebih dirugikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s